Mahasiswa Informatika Raih Gold Medal Pop Solo di 4th SeIBa International Festival 2026 Lewat Lagu ‘Dawai’

PURBALINGGA – Prestasi gemilang bertaraf internasional kembali ditorehkan oleh mahasiswi berbakat dari Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto. Sasi Amalia Salsabila, mahasiswi Program Studi Informatika Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek), sukses membawa pulang penghargaan tertinggi berupa Gold Medal dalam ajang bergengsi SeIBa International Festival ke-4 Tahun 2026.
Sasi, yang merupakan mahasiswi semester 4 kelas Informatika C, tampil percaya diri dan memukau pada cabang pertunjukan pop solo. Dalam kompetisi skala internasional ini, Sasi membawakan lagu bernuansa emosional tinggi berjudul Dawai. Penampilannya yang memikat didukung oleh vokal yang prima, kontrol nada yang matang, artikulasi presisi, serta penghayatan lirik yang mendalam hingga berhasil membius para penonton serta jajaran dewan kurator.
Ajang tahunan SeIBa International Festival ke-4 ini berlangsung pada 7-12 Juli 2026. Berlokasi di Kampus III UIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat sebagai tuan rumah penyelenggara, festival internasional tahun ini mengusung tema besar Sustainability From Nusantara to Global Harmony. Perhelatan ini menjadi panggung berskala besar yang mempertemukan ratusan delegasi mahasiswa, seniman, dan akademisi dari pelbagai perguruan tinggi lintas negara di kawasan Asia Tenggara hingga Asia Timur, seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, Kamboja, Singapura, Brunei Darussalam, hingga Turki.
Sesuai dengan ketentuan Petunjuk Teknis (Juknis) resmi festival, sistem penilaian pada kategori pertunjukan musik ini menerapkan mekanisme blind curatorial yang dijalankan secara independen, objektif, dan transparan untuk menjaga keaslian serta kualitas mutu performa tiap peserta. Dalam batasan durasi maksimal penampilan selama 5 menit, Sasi mampu memanfaatkan setiap detik di panggung secara optimal dan dramatis untuk menyajikan pertunjukan musik yang sarat akan estetika seni. Berkat performa impresif tanpa cela tersebut, jajaran dewan kurator secara bulat menganugerahkan predikat Gold Medal (Gold Performance) kepada mahasiswi rumpun teknologi ini.
Proses pencapaian medali emas ini tidak didapatkan secara instan, melainkan lahir dari komitmen latihan mandiri yang konsisten, porsi persiapan teknik vokal yang matang, serta kedisiplinan tinggi di tengah kesibukan mengarungi kurikulum perkuliahan sains dan teknologi. Ketekunan Sasi dalam mengolah bakat dan menjaga ketahanan panggung menjadi faktor kunci yang menghantarkannya mengungguli deretan kompetitor dari pelbagai negara.
Keberhasilan Sasi membawa pulang medali emas tidak hanya membuahkan kebanggaan pribadi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mengharumkan nama Fakultas Saintek serta Kontingen UIN Saizu Purwokerto di kancah internasional. Torehan ini membuktikan secara nyata bahwa mahasiswa rumpun ilmu komputer dan teknik memiliki keseimbangan potensi yang luar biasa, di mana kecerdasan akademis dapat berjalan seiring dengan penguasaan bakat seni non-akademis di kancah global.
Pihak pimpinan universitas dan pengelola fakultas memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian membanggakan ini. Pencapaian Sasi diharapkan mampu menumbuhkan iklim kompetisi yang sehat sekaligus menjadi amunisi motivasi bagi seluruh civitas akademika UIN Saizu Purwokerto untuk terus mengeksplorasi potensi diri, berani tampil di panggung dunia, dan konsisten mengukir prestasi gemilang di pelbagai bidang kompetisi, baik nasional maupun internasional.

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berapa 6 + 7 ?
Mohon hitung penjumlahan di atas untuk mengirim komentar.
SAINTEK